Meneladani Para Nabi
dan Rosul
“Sesungguhnya telah ada suri tauladan
yang baik bagimu pada ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan
dia” (QS. Al-Mumtahanah : 4)
Assalamu Alikum Wr.Wb.
Meneladani Nabi dan Rasul merupakan bagian dari ibadah. Karena
dengan meneladani / meniru Nabi dan Rosul akan mendapat kebahagiaan
dan tuntunan urusan ibadah dalam menjalani kehidupan di dunia ini.
Selain Nabi Muhammad SAW, Allah SWT telah memerintahkan kepada kita
semua agar meneladani para kekasih-Nya. Salah satu diantaranya adalah
Nabi Ibrahim AS, Allah SWT telah menciptakan Nabi Ibrahim AS sebagai
figur Nabi yang harus ditiru. Sebagaimana Allah SWT berfirman “sesungguhnya
telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada ibrahi dan orang-orang
yang bersama dengan dia “(QS. Al-Mumtahanah:4)"
Yang harus kita teladani dari figur Nabi Ibrahim dalam kehidupan
sehari-hari.
Pertama, Memiliki
kepribadian yang jelas. Allah SWT menyayangi dan menyanjung Nabi
Ibrahim AS karena Nabi Ibrahim memiliki sikap yang jelas dalam agama.dan
Allah menilai kepada orang yang benci terhadap agama yang dibawa
oleh Nabi Ibrahim adalah orang yang bodoh dan membodohi dirinya
sendiri. Hal ini dikuatkan oleh Nabi Ibrahim AS dengan penyerahan
sikap secara sungguh-sungguh kepada Allah SWT. (Landasannya
: QS. Al-Baqarah : 131).
Kedua, Nabi Ibrahim
mewasiatkan kemurnian aqidah kepada generasi berikutnya dalam prinsip
agamanya ternyata Nabi Ibrahim AS melakukan dan menyatakan tidak
hanya untuk dirinya, tetepi ibrahim mewasiatkan juga untuk generasi
berikutnya. (Landasannya : QS. Al-Baqarah : 132).
Ketiga, Berjuang dalam
mempertahankan aqidah, dalam mempertahankan aqidah diantaranya adalah
sikap Al-baraa (berlepas diri) dari segala bentuk kekufuran, tidak
terpengaruh dengan lingkungan yang rusak, dan tidak takut kepada
musuh yang akan menghancurkan agamanya.
Keempat, Melaksananakan
ketaatan kepada Allah secara optimal. . (Landasannya : QS. Al-Baqarah
: 124)
.
Kelima, Nabi Ibrahim
AS bertawakal dan selalu berdoa kepada Allah SWT untuk kebaikan
dirinya, keluarga dan seluruh kaum mu’min. kebiasaan yang
dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS yang dicatat dalam Al-Qur’an
adalah lantunan do’a - do’a beliau yang ternyata bukan
hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk keluarga, keturunannya dan
kaum mu’min, pada umumnya. Contohnya dalam (QS Ibrahim:40)
Keenam, kesungguhan.
Dan kemantapan dalam ibadah, sehingga Allah SWT sangat menyanjungnya
terhadap ibadah yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Allah SWT berkenan
menjadikannya sebagai bagian dari hal yang harus diikuti jejaknya
oleh umat Nabi Muhammad SAW, seperti dalam tata cara ibadah haji
(manasik) dan ibadah jurban.
Sebagai pengikut setia Nabi Muhammad SAW, kita di anjurkan pula
meneladani Nabi Ibrahim AS. Sebab, hal ini telah di tegaskan dalam
Al-Qur’an oleh Allah SWT untuk diteladani / diikuti oleh kita
semua agar mendapatkan kebahagiaan didunia maupun akherat. Dan kita
mudah-mudahan mendapat magfirah dan ampunan dari Allah SWT dan mudah-mudahan
pula kita tergolong pada umat yang setia dan patuh kepada Allah
SWT. Amin…
Wassalamu Alaikum Wr.Wb.
(Penulis: adalah guru pendidikan Agama Islam SD Bina Talenta Bandung)
____________________________
|