|
3.1. PESERTA DIDIK
Kita sadar bahwa
Indonesia hanya memiliki sedikit insan yang ber “imtak
terpuji”, walau banyak dari mereka sangat cemerlang
secara akademis. Hal tersebut terjadi karena pembentukan karakter
masyarakat yang berorientasi materi semata, sangat dominan
dalam 4 dekade terakhir ini.
SD Bina Talenta
adalah sekolah dasar umum yang dirancang untuk siswa yang:
· “secara
psikologis sudah siap untuk belajar”
dan
· “mendapat
dukungan dari orang tua” untuk mengembangkan “bakat
dan keimanan serta ketakwaannya”
melalui kegiatan yang diselenggarakan sekolah.
Siswa adalah calon siswa yang telah mendaftar dan dinyatakan
memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Agar pendidikan
dapat berjalan efektif, jumlah siswa per angkatan dibatasi
hingga maksimal 40 siswa dalam 4 kelas.
Bila jumlah siswa ternyata kurang dari 40, maka sekolah akan
menerima siswa dengan uraian bahwa tiap kelas hanya menampung
tidak lebih dari 10 dan atau tidak kurang dari 9 siswa. Bila
karena satu dan lain hal dalam satu kelas terdapat kurang
dari 9 siswa, maka kursi yang kosong akan diberikan kepada
siswa pindahan yang berminat belajar di SD Bina Talenta setelah
dinyatakan memenuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan.
Psikolog Pendidikan berharap anak-anak yang telah menyelesaikan
pra pendidikan di taman kanak-kanak, harus sudah cukup “matang”
manakala mereka memasuki Sekolah Dasar. Karena peserta didik
pada usia dini bersifat sangat unik maka pihak sekolah merasa
perlu untuk memahaminya, memberi bantuan secukupnya dan menyiasatinya
agar menjadi lebih siap untuk belajar dan mandiri.
Evaluasi kematangan calon siswa dilakukan oleh sekolah bekerja
sama dengan Tim Psikologi. Beberapa penciri yang mudah dikenali
bagi anak yang “matang” antara lain:
· menunjukkan
minat untuk belajar,
· memperlihatkan
semangat untuk belajar
· mampu bersosialisasi,
· mampu memahami
dengan baik larangan dan perintah
· memperlihatkan
potensi kemandirian
· berupaya menjawab
apa –apa yang ditanyakan kepadanya
· sudah mampu
membaca, berhitung dan menulis walau sesungguhnya bukan keharusan
3.2. SARANA PENDIDIKAN
·
Kelas
ber AC dan berkomputer
· LCD Projector
3000 lumens untuk belajar di dalam dan di luar kelas
· Camera
praktikum
· Camera presentasi
· Auditorium
lengkap dengan wide screen TV (52 inches)
· Software perpustakaan
interaktif
· Lab. Komputer
· Praktek perakitan
computer dan sains
· Internet
· Meja-kursi
belajar yang ergonomis dan individual
· Lingkungan
asri
· Animasi materi
pelajaran yang dirancang sendiri
· Animasi materi
pelajaran yang diadopsi dari sumber lain
· Perpustakaan
dengan berbagai koleksi buku
· Film-film/video
pendidikan
· Software pendidikan
· Alat musik
keyboard, gitar, kacapi, biola, suling, tifa
· Ruang Musik
· Sound system
dan dvd player
· Wireless microphones
· Kamera dan
handycam
3.3.
PENGAJAR
Hampir seluruh
pengajar adalah lulusan UPI S1 yang loyal dan berdedikasi
terhadap profesinya. Pengajar SD Bina Talenta:
· Diwajibkan untuk memahami emosi siswa dan menyayangi
siswa didiknya dengan sungguh-sungguh
· Diwajibkan mengembalikan citra guru yang “layak
untuk digugu dan ditiru”
· Terdiri dari tenaga kontrak (pengajar baru) dan tenaga
tetap (pengajar yang telah memenuhi seluruh persyaratan yang
ditentukan Yayasan)
· Bagi pengajar yang tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan
sekolah dan yayasan, akan diganti
· Pengajar tetap, mendapat jaminan hari tua dan jaminan
kesehatan
· Pengajar mendapatkan penghasilan sesuai dengan pedoman
yang telah ditentukan Yayasan
· Pengajar, khusus berkonsentrasi mengajar hanya untuk
siswa SD Bina Talenta
· Pengajar mendapat pembekalan khusus sebelum melakukan
KBM
· Pengajar berprestasi, memiliki kesempatan untuk berkarir
dan mengembangkan diri
· Beberapa pengajar dan staf telah melakukan studi
banding ke SD-SD di Malaysia, Singapura dan Canada
· Apresiasi khusus, diberikan kepada pengajar yang
dinilai berprestasi oleh tim evaluasi
3.4. INFORMASI DAN KOMUNIKASI
SD Bina Talenta
merintis komunikasi yang intensif dengan para orang tua atau
pemerhati pendidikan lainnya. Sekolah selalu siap menginformasikan
apa yang perlu diketahui oleh para orang tua atau anggota
masyarakat lainnya, sebaliknya sekolah juga siap menjelaskan
berbagai informasi sekiranya para orang tua atau anggota masyarakat
lain ingin mengetahui sesuatu yang berkaitan dengan SD Bina
Talenta. Sarana informasi dan komunikasi yang dapat dijalin
antara lain berkunjung langsung, melalui telpon, facsimile,
situs internet, buku tamu dalam situs, sms dan e-mail.
Berikut ini dikemukakan pendapat umum (hasil polling bulan
Mei-Juni 2007) tentang sarana informasi dan komunikasi SD
Bina Talenta yang berbentuk web site (http://www.sd-binatalenta.com):
| Pilihan |
Persentase
(%) |
Pemilih |
| Sangat
Bagus |
88,2
|
90 |
| Bagus |
11,8 |
12 |
| Cukup
Bagus |
0 |
0 |
| Kurang
Bagus |
0 |
0 |
3.5. PROGRAM TABUNGAN
Siswa SD Bina Talenta
adalah “Siswa Penabung”. Pembukaan tabungan bagi
siswa dilakukan pada saat pendaftaran, sehingga siswa yang
bersangkutan otomatis menjadi nasabah salah satu bank, sekaligus
mendapatkan Kartu Siswa. Siswa secara bergantian akan diajak
menabungkan uangnya ke Bank secara langsung.
Sifat tabungan ini adalah “satu arah” yaitu dari
waktu ke waktu hanya menabung saja, tidak ada penarikan dana
selama siswa sekolah di SD Bina Talenta. Tabungan ini diharapkan
menjadi bekal siswa pada saat orang tua akan memasukkannya
ke jenjang pendidikan selanjutnya. Berkaitan dengan hal tersebut
dukungan dari orang tua terhadap program ini menjadi sangat
penting.
3.6.
BIAYA PENDIDIKAN
Pendidikan yang
baik memang sulit untuk murah, karena banyak hal yang harus
disediakan oleh sekolah secara prima. Gaji tenaga pengajar,
pengadaan dan pemeliharaan alat pendukung serta biaya-biaya
lain yang diperlukan dalam penyelenggaraan sekolah, adalah
merupakan mata anggaran pengeluaran yang utama.
Biaya untuk menjadi siswa SD Bina Talenta Tahun Ajaran 2008-2009,
diperlukan antara lain untuk:
· Sumbangan Pembangunan
· Fasilitas (Buku, pakaian seragam, sepatu dan lain-lain)
· SPP bulan Juli
· Lain-lain
Besar biaya tersebut dapat ditanyakan langsung kepada Panitia
PSB, Ibu Ira Rahayu, S. Pd dan Ibu Maoly F, SE dengan total
yang harus dibayar tergantung waktu penyelesaian pembayaran.
Selain SPP bulanan, selama 1 tahun orang tua tidak dipungut
biaya apa-apa lagi.
Bagi calon orang tua yang bermaksud mencicil biaya masuk sekolah,
untuk tahun ini salah satu bank bersedia membantunya, sekiranya
persyaratan bank dapat dipenuhi oleh calon orang tua tersebut.
|